Menambahkan subtitle (terjemahan) pada film hasil download

My Techno February 19th, 2009

2-19-2009-2-29-13-pmTidak bisa dipungkiri, semakin mudahnya akses untuk mendapatkan koneksi ke dunia maya (internet) dan semakin cepat bandwith yang tersedia didalamnya, maka semakin mempermudah seseorang untuk mendownload sebuah film-film terkemuka saat ini ataupun film-film kenangan jaman dahulu kala.

Lewat fasilitas torrent, download peer-to-peer ataupun lewat sharing file yang berserakan secara cuma-cuma di internet, yang bisa di cari dengan mudah lewat mesin pencari layaknya google ataupun yahoo, tidaklah membuat heran jikalau film yang belum diputar di gedung bioskop terkemuka telah ada versi ripper-nya di dunia maya dan siap untuk di download kapan saja oleh siapa saja yang mempunyai akses kepadanya dengan kualitas gambar yang sungguh menakjubkan yang sekualitas DVD ataupun HDV dengan besar file yang relatif kecil (rata-rata untuk format .avi sekitar 600 - 900 MB)  !!

Namun jangan lantas membuat anda khawatir jikalau film hasil download-an Anda tidak bisa dipahami dengan seksama. Karena harap maklum saja, rata-rata kesemuanya adalah dalam format Bahasa Inggris. Bersyukurlah telah hadir sebuah komunitas yang dengan sukarela memberikan kepada kita waktu mereka secara cuma-cuma untuk menerjemahkan ribuan ataupun ratusan ribu film yang telah beredar ke berbagai macam bahasa yang ada di dunia ini, termasuk kedalam Bahasa Indonesia tentunya. ;)

Berikut ini cara untuk menambahkan subtitle pada film hasil download-an Anda : Read the rest of this entry »

Tips memotret dikala senja (sunset)

My Photography January 21st, 2009

Setelah kemarin kita semua belajar mengenai tips mendapatkan foto secara candid, sekarang saatnya kita lanjutkan pelajaran memotretnya. Yuk dikeluarkan buku catatan dan kameranya ya .. ;)

sunset2.jpg

Memotret dikala senja mempunyai trik dan tantangan tersendiri yang harus Anda perhatikan dengan seksama. Karena waktu emas (golden hour) dari senja (sunset) ini teramat singkat, sekitar 1 jam sebelum matahari terbenam hingga 30 menit setelah matahari terbenam. Jadi total jendral kira-kira hanya sekitar 1,5 jam saja. Untuk acuan waktu terbenam matahari secara tepat adalah waktu adzan maghrib tiba. ;) Read the rest of this entry »

Tips memotret secara candid

My Photography January 16th, 2009

candid.jpgAda sebuah request dari om nanang yang gantheng disana yang menginginkan tips untuk memotret secara candid, akhirnya kupersembahkan tips candid photography yang biasanya adalah foto jenis portrait (potret) wajah dalam pose yang tidak biasanya dan natural.

Salah satu kelebihan dari seni photography jenis ini adalah human interest dan mood yang berhasil didapatkan secara candid (diam-diam), semakin natural, spontan dan ekspresif foto tersebut, maka semakin tinggi nilai jualnya. Tapi alangkah baiknya Anda melakukan pendekatan secara personal terlebih dahulu sebagai adat sopan santun kita sebelum (sesudah) mengambil foto mereka secara candid jika memungkinkan.

Fotographer candid rata-rata menggunakan lensa zoom tele (jauh) untuk mendapatkan hasil karya mereka. Dengan menggunakan lensa diatas ukuran focal length 70mm misalnya, maka akan diperoleh respon dari obyek lebih natural jika dibandingkan dengan lensa wide (28mm misal). Karena sang fotographer dan obyek yang akan diabadikan terdapat jarak aman serta berada diluar zona privasi dari si obyek.

Hampir sebagian besar paparazzi menggunakan lensa tele super panjang untuk bisa menangkap sasaran obyek yang jauh disana tanpa sepengetahuan mereka secara candid juga. Tapi tolong dibedakan antara foto candid yang diambil oleh paparazi dengan foto candid yang dilakukan secara spontan dan secara terbuka (sepengetahuan obyek). Read the rest of this entry »

Tips memotret sambil berwisata (travelling photography)

My Photography January 13th, 2009

tangkuban-perahu.jpgSepertinya sudah menjadi hal yang wajib bagi setiap orang berpergian (travelling) selalu mengabadikan dirinya ataupun keluarganya dengan latar belakang tempat-tempat yang mereka kunjungi. Baik menggunakan sarana kamera handphone, kamera saku, kamera SLR ataupun dengan menyewa jasa foto-keliling yang bertebaran hampir disemua lokasi-lokasi wisata yang terkenal.

Kunci utama didalam travelling photography adalah membuat hasil foto tersebut dapat dimengerti dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, alias tidak untuk dinikmati sendiri oleh si pengambil gambar (tukang foto).

Usahakan untuk menangkap mood dan budaya dari tempat-tempat yang Anda kunjungi. Dan jika Anda beruntung, Anda bisa menjual foto hasil perjalanan ini ke orang lain. Sungguh menyenangkan pastinya. ;)

Berikut ini tips-tips jitu didalam travelling photography :

Read the rest of this entry »