Marhabban ya Ramadhan …
My Family August 28th, 2008
Tidak terasa, beberapa hari lagi kita telah memasuki bulan yang penuh berkah, penuh maghfirah dan juga penuh dengan rahmah, yaitu bulan Ramadhan. Konon semua syaithon akan ‘dibelenggu’ sebulan penuh, semua pintu-pintu surga dibuka serta segala macam doa akan dikabulkan dengan sesegera. Teramat sayang sekali, apabila kita lewatkan begitu saja.
Sama halnya dengan dik Pandhu, dia pun tak mau ketinggalan untuk menyambut bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim seluruh dunia ini. Sebuah songkok hitam dan sarung kotak-kotak aku belikan akhir pekan kemarin, dan semenjak itu pulalah dia selalu memakainya ketika aku dan ummi sholat berjamaah.
Cepat besar ya nak ..
Entah makanan apa yang masuk pada sistem pencernaan mbak Dahlia pada akhir pekan kemarin, alih-alih muntah-muntah pun dialami si embak yang pada bulan September nanti genap berumur 5 thn sejak sabtu malam hingga dilanjut hari minggu paginya. Rencana untuk menghadiri acara family gathering yang dilakukan di daerah cijantung oleh pabrik tempat ummi jualan jamu pun gagal total. Rombongan pun langsung beralih haluan ke RS Hermina yang ada di kompleks Perumahan Yasmin Bogor, 10 km dari rumah jaraknya.
Siang ini, aku ngga makan siang ditempat biasanya. Entah itu di Cafe Bu Haji, Basement Inkud, Warteg Dimas, RM Padang, Sakkobere, Gado-gado, ataupun sate ayam. Sepulang dari sholat jumat di Inkud, kakiku langsung melangkah kembali ke pasar tempatku nyari berlian.
Sepertinya sudah menjadi tradisi di negara Indonesia ini, yaitu memperingati berbagai macam kejadian. Mulai dari tanggal kelahiran (ulang tahun), tanggal pernikahan, tanggal kelulusan, hingga pada tanggal kematian pun diperingati hingga 1000 harinya.
About
