Tips memotret sambil berwisata (travelling photography)

My Photography January 13th, 2009

tangkuban-perahu.jpgSepertinya sudah menjadi hal yang wajib bagi setiap orang berpergian (travelling) selalu mengabadikan dirinya ataupun keluarganya dengan latar belakang tempat-tempat yang mereka kunjungi. Baik menggunakan sarana kamera handphone, kamera saku, kamera SLR ataupun dengan menyewa jasa foto-keliling yang bertebaran hampir disemua lokasi-lokasi wisata yang terkenal.

Kunci utama didalam travelling photography adalah membuat hasil foto tersebut dapat dimengerti dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, alias tidak untuk dinikmati sendiri oleh si pengambil gambar (tukang foto).

Usahakan untuk menangkap mood dan budaya dari tempat-tempat yang Anda kunjungi. Dan jika Anda beruntung, Anda bisa menjual foto hasil perjalanan ini ke orang lain. Sungguh menyenangkan pastinya. ;)

Berikut ini tips-tips jitu didalam travelling photography :

Read the rest of this entry »

Jawablah dengan gambar

My 2 cent's January 8th, 2009

Baru ngeh, ternyata sekarang lagi musim ngasih-ngasih PR ke sesama blogger, dan aku juga baru nyadar begitu blogwalking ke salah satu temen idana disana ternyata namaku berada di urutan orang-orang yang harus mengumpulkan PR yang dibuat darinya. hiks hiks ..

Pertanyaannya sih simple-simple aja, tapi tak ubahnya seorang polisi yang sedang menginterograsi buronannya yang telah tertangkap tangan. Jadi keinget sewaktu hari pertama maen ke rumah mantan pacar dan dijagongi ama ortunya deh … hehehehe .. :D

Here we go ..

Question :

The rules are simple :
1. Use google image to search the answers of the quetions below.
2. Then you choose picture in the first page of results, and post it as your answer.
3. You could choose more than one answer (picture) for one question.
4. After that give this question to your 7 friends/people.

Here is my Answers : Read the rest of this entry »

6 hari liburan seru di kampung halaman

My 2 cent's January 5th, 2009

pendopo.jpgLiburan panjang akhir tahun ini, aku sekeluarga habiskan dikampung halamanku Ponorogo sana. Liburan yang bertepatan dengan perayaan Grebeg Suro yang dilangsungkan setiap menjelang tanggal 1 Muharram ini, bertepatan pula dengan perayaan tahun baru masehi yang diadakan setiap malam 1 Januari.

Di acara grebeg suro kali ini diikuti lebih dari 20 kontestan yang berasal dari seluruh penjuru nusantara, bahkan kontestan dari Papua pun turut memeriahkan pagelaran reyog pada tahun ini.

Berangkat dari stasiun Gambir bersamaan dengan para umat nasrani yang sedang melaksanakan misa Natal di gedung katedral yang berada tak jauh dari sini, perjalanan kali ini pun berjalan dengan lancar. Menjelang tengah malam kereta Bima yang membawa kami berempat ini telah memasuki stasiun Purwokerto untuk menaikkan penumpang

Aku pun kembali terlelap dikolong kursi karena tempat duduk diatas telah dikuasai oleh dik Pandhu yang tidur malang melintang kesana kemari, sedangkan di tempat duduk yang ada disamping aku lihat ummi dan mbak lia pun telah tertidur juga. Beruntung sekali aku beli tiket untuk 4 tempat duduk kali ini, sehingga mereka pun bisa tidur dengan lelap di kursi masing-masing.

Tepat pukul 4 pagi aku dibangunkan oleh petugas kereta api, yang sore sebelumnya telah aku pesan untuk membangunkan jikalau kereta telah mendekati stasiun Madiun, dimana aku melakukan transit menggunakan taksi untuk mencapai tempat kelahiranku yang masih berjarak 60 km ke arah selatan dari tempat yang terkenal akan Nasi Pecel dan Brem-nya ini.

Adzan subuh seolah-olah menyambut kedatangan kami dikota Ponorogo, tak begitu lama rumah kakung dan uti tampak samar-samar ditengah-tengah gelapnya pagi hari di kota reyog ini. Mereka pun telah menunggu kehadiran kami di teras rumahnya yang asri.

Aku hirup udara pagi yang bersih dan segar ini dalam-dalam. Serasa segar dan nyaman jika dibandingkan dengan rumahku ataupun kantorku yang laksana hutan beton dan gedung bertingkat. Cukup kontras dengan suasana pedesaan yang sedang aku hadapi saat ini.

canon-telephoto-zoom-lenses-retracted.jpgItulah awal mula petualanganku bersama keluargaku selama 6 hari di kota reyog Ponorogo. Koleksi foto-foto liburan kemarin bisa di intip di sana.

Sayangnya beberapa foto dan event tidak berhasil diambil dengan sempurna, itu semua karena keterbatasan waktu yang ada. Sepertinya udah waktunya untuk nabung buat beli si termos putih biar lebih nyaman buat hunting di kegelapan malam ataupun mengambil snapshot dari kejauhan.

Atau mungkin ada yang mau menghibahkan si termos putihnya kepadaku kah ?  ;)