Keistimewaan seorang Perempuan

1 Sep 2008

dsc00695.jpgSiang ini aku mendapatkan artikel yang menarik tentang perempuan dari websitenya mazirwan yang disana. Sungguh artikel yang layak untuk dibagi luaskan kepada khalayak ramai. Berikut ini petikan lengkapnya, semoga bermanfaat.

“Sudah lahiran istrimu?”, tanya seorang kenalan.
“Sudah, minggu kemaren”
“Bayinya laki atau perempuan”
“Alhamdulillah, perempuan”, jawab saya.
“Ya gak apa-apa yang penting selamat dan sehat”, kata sobat saya.

Ya, jelas gak apa-apa, emang kenapa dengan perempuan? Seakan-akan bayi perempuan bukanlah bayi yang terlalu diharapkan. Apakah mempunyai anak perempuan sungguh tak beruntung?

Memang, ada beberapa orang yang mengatakan, ribet punya anak perempuan. Mereka pun membuat daftar, betapa ribet dan “ruginya” jika punya anak perempuan.

  • Perempuan auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
  • Perempuan perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  • Perempuan saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
  • Perempuan menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
  • Perempuan perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
  • Perempuan wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
  • Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
  • Perempuan kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.

Hmm… sedemikian susahnyakah jadi perempuan? Padahal, pernahkah kita lihat sebaliknya?

  • Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah perbandingannya dengan seorang perempuan.
  • Perempuan perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
  • Perempuan menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, dia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.
  • Di akhirat kelak, seorang lelaki akan mempertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu: isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang perempuan tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
  • Seorang perempuan boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu:shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.
  • Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada Allah, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Subhanallah, demikian sayangnya Allah pada perempuan. Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumNya / peraturanNya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/ hukum buatan manusia.

Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu terhadap isterimu.

Rasulullah bersabda bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.

“Jadi, masih kepengen punya anak laki-laki gak?”
“Insyaallah…”, jawab saya.

Jadi makin sayang ama istri + anak-anak nieh .. hehehehe :p


TAGS


-

Author

Search

Recent Post