Maaf, tiket telah habis mas ..

27 Aug 2008

dsc00859.jpgItulah kalimat yang terlontar dari petugas penjual tiket di Reservasi Gambir yang berseberangan dengan Dunkin Donut pagi ini. Aku sengaja datang agak pagi untuk ukuran kebiasaan berangkat kerja, tujuannya hanya satu, yaitu untuk mendapatkan tiket KA keberangkatan tanggal 26 September 2008, untuk mudik ke kampung halamanku yang ada di Ponorogo sana.

Tapi apa daya, sindikat percaloan yang telah menggurita didalam tubuh KAI, baik yang secara resmi lewat biro ataupun agen-agen penjualan tiket ataupun yang tidak resmi yang dijualkan dari mulut ke mulut, tiket kereta untuk 240 tempat duduk (asumsi didalam 1 gerbong ada 30 kursi, dan satu rangkaian ada 8 gerbong) ludes terjual hanya dalam tempo kurang dari 5 menit !! HEBAT !!

Akhirnya rencana mudik pun dimajukan dari jadwal semula, form cuti pun segera aku ajukan ke pihak managemen pasar siang ini juga. Alhamdulillah cutiku disetujui, tapi dengan catatan, tanggal 6 Oktober harus sudah ada di Jakarta. Mantab.

Saldo tabungan yang tidak seberapa pun segera aku atur ulang lagi, untuk ritual tahunan yang telah aku alami sejak tahun 1999 silam, saat pertama kuinjakkan kaki ini ke ibukota negara Indonesia, yang kata sebagian orang lebih kejam dari ibu tiri.

Mudik, seberapa pentingkah ?


TAGS


-

Author

Search

Recent Post