20 Jam di Kota Kembang

21 Aug 2008

Akhir pekan kemarin, tepatnya tanggal 15 Agustus 2008, dua hari menjelang hari ulang tahun proklamasi Republik Indonesia, para penghuni pasar ditempatku jualan mengadakan refreshing tuk melepaskan penat dan lelah. Tujuan kali ini adalah kota yang terkenal dengan julukan Paris van Java, yaitu Bandung.

Berikut ini beberapa moment yang sempat diabadikan oleh fotographer keliling yang ikut didalam rombongan. Klik pada foto untuk melihat resolusi yang lebih besar dan jelas.

001.jpg
Berangkat tepat selepas adzan Isya, rombongan yang terdiri dari 10 orang itu pun langsung melaju ke Rumah Makan Ampera untuk mengisi perut yang mulai keroncongan sebelum memulai perjalanan kali ini.

002.jpg
Tepat pukul 22.00 WIB rombongan pun telah sampai di rumah orang tua Teh Alien yang ada di Jl. Ciateul PLN, tepat di jantung kota Bandung. Ritual wajib para tukang ronda pun dilakukan, ngobrol ngalor-ngidul + makan camilan + main remi + ketawa ngakak sampai pagi.

006.jpg
Persiapan untuk jalan-jalan, pose dulu didepan rumah orang tua Teh Alien.

003.jpg
‘Lompatan sukses’ di kawah Ciwidey.

004.jpg
Hamparan kebun teh nan hijau mengiringi perjalanan kali ini.

005.jpg
Danau (Situ) Patengan nan lengang di siang itu.

010.jpg
Di Danau (Situ) Patengan ini ada sebuah pulau kecil yang terdapat prasasti ‘Batu Cinta’. Konon cerita disitulah tempat bertemunya Ki Santang dan Dewi Rengganis yang telah lama berpisah.

009.jpg
Perjalanan pun ditutup dengan makan sore nan meriah yang dilanjut dengan perjalanan kembali ke Jakarta tepat selepas Maghrib. Setelah sebelumnya beli oleh-oleh terlebih dahulu di Nazwa Pastry yang ada di Jl. Ciateul PLN, Bandung.

Memang hanya sekejap saja perjalanan ke Bandung akhir pekan kemarin, tapi penat dan lelah terasa hilang sudah oleh indahnya kota Parihyangan itu. Sampai jumpa lagi di perjalanan selanjutnya …


TAGS


-

Author

Search

Recent Post