Berteriaklah sepuasnya di Dufan
My Vacations August 29th, 2008
Hari kamis kemarin, pasar tempatku jualan jamu mengadakan acara mini Family Gathering di Dufan, Ancol. Sengaja dipilih waktu disaat orang lain sedang disibukkan oleh rutinitas sehari-hari mereka didalam ruangan kantor, kami pun berteriak dengan lepas disana.
Berikut ini beberapa event yang sempat diabadikan oleh para tukang foto keliling, yaitu dika, idris dan kw.
(klik pada foto untuk melihat versi lebih besarnya)
Sebelum perjalanan kita pun berdoa yang dipimpin oleh akangaziz
sesampai disana, para penjual kacamata dan topi pun menyerbu rombongan
Selasar dengan umbul-umbul merah putih menyambut kedatangan siapa saja



Tidak terasa, beberapa hari lagi kita telah memasuki bulan yang penuh berkah, penuh maghfirah dan juga penuh dengan rahmah, yaitu bulan Ramadhan. Konon semua syaithon akan ‘dibelenggu’ sebulan penuh, semua pintu-pintu surga dibuka serta segala macam doa akan dikabulkan dengan sesegera. Teramat sayang sekali, apabila kita lewatkan begitu saja.
Itulah kalimat yang terlontar dari petugas penjual tiket di Reservasi Gambir yang berseberangan dengan Dunkin Donut pagi ini. Aku sengaja datang agak pagi untuk ukuran kebiasaan berangkat kerja, tujuannya hanya satu, yaitu untuk mendapatkan tiket KA keberangkatan tanggal 26 September 2008, untuk mudik ke kampung halamanku yang ada di Ponorogo sana.
Entah makanan apa yang masuk pada sistem pencernaan mbak Dahlia pada akhir pekan kemarin, alih-alih muntah-muntah pun dialami si embak yang pada bulan September nanti genap berumur 5 thn sejak sabtu malam hingga dilanjut hari minggu paginya. Rencana untuk menghadiri acara family gathering yang dilakukan di daerah cijantung oleh pabrik tempat ummi jualan jamu pun gagal total. Rombongan pun langsung beralih haluan ke RS Hermina yang ada di kompleks Perumahan Yasmin Bogor, 10 km dari rumah jaraknya.
About
