Akhirnya ngumpul semuanya lagi
My Family April 7th, 2008
Setelah hampir 1 tahun (tepatnya 10 bulan) lamanya, dik Pandhu berada di Ponorogo untuk diasuh oleh kedua orangtuaku. Itu semua dikarenakan pada waktu itu pembantuku yang dari Cianjur pulang kampung dikarenakan anaknya sedang membutuhkan dia.
Dikarenakan kepulangannya yang mendadak, dan susahnya mencari pembantu rumah tangga, kedua orangtuaku pun berinisiatif untuk merawat dik Pandhu di Ponorogo, sekaligus sebagai penghibur dan teman buat ayahku yang sudah pensiun beberapa tahun yang lalu.Maka kami pun mengamini usulan dari kedua orangtuaku tersebut, dan menitipkan dik Pandhu untuk diasuh oleh mereka untuk sementara waktu.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, tahun pun telah berganti, dan pada hari Jumat kemarin aku sekeluarga (ummi dan mbak lia) mudik ke Ponorogo, karena ada acara Tahlilan 100 hari meninggalnya mbahkungku. Kami pun melihat perkembangan dik Pandhu yang telah pesat jika dibandingkan dengan anak tetangga rumah yang seumurannya, dari dulu yang hanya bisa merangkak saja sewaktu aku tinggal, sekarang sudah bisa lari-larian kesana kemari. Sampai-sampai ayah dan ibuku pun kewalahan untuk mengimbangi kelincahan dik Pandhu tersebut, padahal telah dibantu dengan satu orang pembantu yang telah disiapkan oleh kedua orangtuaku secara dedicated untuk mengikuti kemanapun dik Pandhu mondar mandir sehari-harinya. Read the rest of this entry »
About
