Time Base atau Volume Base ?

28 Mar 2008

stopwatch.jpgSetelah beberapa hari ini mencicipi Telkomsel Flash yang aku dapatkan dari Bang Ali, hari-hari berselancar internetku pun menjadi semakin sering. Kalau biasanya sepulang dari kantor aku langsung tidur, maka beberapa hari ini aku jadi ‘ketagihan’ untuk terhubung ke internet. Maklum, masih baru-barunya, lagian dengan koneksi dari Telkomsel Flash yang cukup kenceng jika dibandingkan dengan dialup ke Telkomnet Instan yang biasa aku lakukan, ataupun koneksi internet di pasar yang dibagi rame-rame ama orang sepasar, jadi membuatku semakin ketagihan untuk berselancar dan mencari segala sesuatu yang ada ‘di dunia luar’ sana. Bayangkan saja, download file MP3 sebesar 5 MB hanya dalam hitungan detik saja !

Harap maklum, lokasi gubukku yang jauh dari peradaban manusia, dimana belum terjangkau oleh ISP yang menyediakan layanannya lewat jaringan kabel maupun optic, maka aku pun harus berpuas diri dengan kondisi yang ada saat ini menggunakan koneksi internet menggunakan Telkomsel Flash.

Nah, setelah menikmati fasilitas berinternet yang cepat dengan Telkomsel Flash ini, aku pun mulai concern dengan istilah time base dan volume base yang biasa didengung-dengungkan oleh beberapa Internet Service Provider (ISP). Begitu banyak ISP-ISP yang menawarkan paket-paket murah dan hematnya dengan menggunakan embel-embel time base dan volume base. Setelah aku pelajari dari berbagai macam brosur dan website official dari layanan tersebut, bisa aku tarik beberapa kesimpulan berikut ini :

Volume Base
Pada layanan ini, kita dikenakan charge berdasarkan volume yang telah kita gunakan. Volume disini adalah besarnya data yang kita ambil / unduh, biasanya dalam satuan MegaByte (MB). Didalam sistem pentarifan ini tidak mempedulikan seberapa lama kita terhubung (connect) ke jaringan internet, yang dihitung adalah seberapa besar aliran data yang kita unduh / download dari Internet. Paket ini sangat cocok sekali buat Anda yang ingin selalu stay online / connected ke internet, tapi kebutuhan datanya tidak terlalu besar. Contohnya adalah untuk : untuk chatting, browsing dengan text-mode, standby, monitoring server, dll.

Time Base
Layanan yang cara chargingnya berdasarkan waktu yang kita pergunakan. Satuan waktu bisa dalam detik, menit, jam atau bulan. Sistem time base ini tidak mempedulikan seberapa besar data yang kita download setiap menitnya, jadi paket ini sangat cocok untuk Anda yang tipikal browsing / berinternetnya sebagai tukang download ataupun browsing ke website yg mempunyai content gambar / video.

Dua buah paket diatas ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk volume base, punya kelebihan kalau kita menginginkan koneksi terus menerus, tapi kelemahannya adalah terbatasnya kuota bandwith yg kita pakai. Sedangkan untuk time base mempunyai kelebihan kita bisa mendownload sebesar-besarnya data yang ada diinternet, tetapi mempunyai batasan didalam waktu.

Sebenarnya ada lagi satu paket lagi yang ditawarkan beberapa ISP, yaitu paket all in one, alias paket bulanan. Artinya kita tinggal bayar sekian rupiah setiap bulannya, dengan tidak dibatasi jumlah bandwith yang kita gunakan dalam satu bulan itu. Yang dibatasi hanyalah besaran dari kecepatan perdetik-nya saja.

Apapun jenis paket yang ada, sekarang pilihan kembali kepada Anda. Seperti apakah tipikal berinternet Anda. Apakah seorang downloader ? ataukah seorang monitoring / standby 24 jam sehari ? atau justru mempunyai tipikal kedua-duanya ?

Selamat mencoba.

Picturetributeto:http://www.pjcj.net/yapc/yapc-eu-2006-enigmatic_perl/slides/images/stopwatch.jpg


TAGS


-

Author

Search

Recent Post