Pilihan dan Tujuan Hidup

28 Mar 2008

crossroad.jpgSetiap manusia, pada hakikatnya selalu dihadapkan dengan pilihan dan tujuan hidup setiap harinya. Setiap detik akan selalu hadir beberapa pilihan yang harus ditetapkan, yang nantinya akan berimbas terhadap tujuan hidup selanjutnya. Didalam setiap pilihan, akan selalu ada imbas dan akibatnya. Bisa jadi berimbas terhadap semakin cepatnya dia menuju ke tujuan hidupnya, tapi tidak jarang juga pilihan itu mempunyai imbas semakin jauhnya dia terhadap tujuannya.

Seperti halnya ketika kita akan bepergian, kita pasti akan tentukan tujuan dari perjalanan kita. Bisa jadi tujuan tersebut jauh dari titik awal keberangkatan kita, atau bisa juga tujuan tersebut cukup dekat sekali. Setelah kita menentukan tujuan dari perjalanan kita, maka kita akan menjalani proses untuk mencapai tujuan tersebut. Selama perjalan, pasti akan kita jumpai berbagai macam rintangan dan hambatan. Disaat itulah kita harus menentukan akan memilih dan mengambil jalan yang mana yang akan kita ambil. Setiap pilihan yang kita ambil, kita harus siap-siap untuk menerima segala akibatnya.

Tidak boleh ada kata menyesal ataupun kecewa terhadap pilihan yang telah kita tentukan. “Let it flow”, begitulah bunyi pepatah mengatakan, kita disarankan untuk terus mengikuti kemanapun pilihan yang telah kita ambil mengalir. Seperti air yang mengalir, dia akan terus mengalir dari hilir ke hulu, yang nantinya akan bermuara di lautan yang luas.

Begitu jugalah yang terjadi terhadap pilihan hidup kita. Setiap hari kita dihadapkan akan berbagai macam pilihan. Mulai dari kita berangkat tidur, sampai dengan kita akan berangkat tidur kembali. Bahkan sejak kita dilahirkan kedalam dunia inipun, kita telah dihadapkan terhadap berbagai macam pilihan, sampai nantinya akhir hayat dikandung badan, barulah kita tidak dihadapkan terhadap pilihan. Tetapi kita akan menghadapi pertanggung jawaban dari semua pilihan-pilihan yang telah kita ambil selama hidup kita.

Apapun pilihan yang telah kita ambil selama perjalanan hidup ini, tidak perlu kita sesali. Karena itu semua telah berlalu. Yang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita meneruskan perjalanan kita yang telah sampai sekarang ini, dengan pilihan yang telah kita ambil untuk mencapai tujuan yang telah kita tentukan. Boleh jadi “Nasi telah menjadi bubur”, yang bisa kita lakukan sekarang adalah bagaimana kita membuat bubur tersebut menjadi Bubur Spesial sehingga bisa mengalahkan nasi-nasi lain yang hanya diimbuhkan kecap ataupun garam saja.

Jadi, selama kita masih bisa memilih, selama kita masih mempunyai kesempatan berpikir. Pergunakanlah kesempatan ini untuk memilih dan mendapatkan apa yang kita inginkan, terutama untuk mendukung terhadap tujuan hidup yang telah kita tentukan.

Selamat memilih, dan teruslah melangkah kedepan !
;)


TAGS


-

Author

Search

Recent Post