Dengan Telkomsel Flash bisa berselancar dimana saja

27 Mar 2008

dsc00670.jpgDua hari kemarin aku mendapatkan satu paket Telkomsel Flash berikut Kartu Halo Navigator dari Bang Ali melalui Bang Ewin dan Bang Zein. Paket ini aku terima guna menunjang proses update dan akses ke internetku dari mana saja. Maklum di dunia yang serba cepat ini, maka komunikasi dimana saja sangat dibutuhkan terutama dengan kondisi Jakarta yang selalu macet dimana-mana, maka daripada waktu habis buat mondar-mandir kesana sini, kenapa tidak nongkrong saja di warteg ataupun pojokan stasiun sambil menyalakan laptop dan akses internet melalui GPRS / HSDPA saja.

Kembali lagi ke Telkomsel Flash, kalo saya merujuk kedalam informasi yang ada di websitenya disini :

TELKOMSELFlash adalah layanan internet tanpa kabel (wireless) yang disediakan oleh TELKOMSEL untuk seluruh pelanggannya (kartuHALO, simPATI dan Kartu As). Layanan ini didukung dengan teknologi HSDPA/3G/EDGE/GPRS TELKOMSEL yang dapat menghasilkan kecepatan download sampai dengan 3.2 Mbps.

TELKOMSELFlash menawarkan suatu pengalaman baru dalam melakukan koneksi jaringan internet dengan kecepatan tinggi dan lokasi akses yang dapat dilakukan dimana saja dalam jaringan HSDPA/3G/EDGE/GPRS TELKOMSEL.

TELKOMSELFlash memberikan keuntungan-keuntungan kepada pelanggannya, yaitu :

MUDAH DIKONTROL
Dengan pilihan tarif berbasis waktu (time based) dan penggunaan kartu prabayar (simPATI atau Kartu As), anda bisa lebih mudah mengontrol penggunaan internet dan pengeluaran anda.

FLEKSIBEL
Anda dapat menggunakan & mendaftarkan kartu TELKOMSEL apa saja, baik kartuHALO, simPATi ataupun Kartu As.

KECEPATAN TINGGI
Anda dapat menikmat pengalaman akses internet dengan kecepatan hingga 3.2 Mbps pada jangkauan jaringan HSDPA TELKOMSELFlash.

JANGKAUAN JARINGAN YANG LUAS
Akses internet dimana saja dan kapan saja, dalam jangkauan jaringan 3G/HSDPA TELKOMSEL.

Setelah mendapatkan paket tersebut, maka aku segera coba koneksi TelkomselFlash ini menggunakan Windows XP dan Linux Fedora yang terinstall di laptopku ini.

Windows XP
Di OS buatan Microsoft ini, begitu kita colokkan Telkomsel Flash buatan Huawei ini di port USB, dia langsung keluar autorun proses installasi driver dan aplikasi guna menunjang koneksi HSDPA yang dimilikinya, berikut seting2nya (ternyata didalam Telkomsel Flash ini terdapat semacam flashdisk (storage) dengan kapasitas 7 MB yang berisi file installasi untuk Windows Base). Semuanya tinggal klik next, next dan finish. Kemudian laptop otomatis akan restart untuk meload semua driver yang ada. Begitu Windows telah masuk kembali, kemudian muncul aplikasi Telkomsel Flash, yang nantinya kita tinggal klik tombol “Connect” yang nantinya langsung akan membuka browser default ke halaman depan dari Telkomsel Flash. Pada intinya menggunakan Telkomsel Flash di Windows Family adalah benar-benar “Plug and Play”.

Linux Fedora 8
Setelah sukses melakukan testing di Windows XP, sekarang aku akan mencoba si Telkomsel Flash ini di Linux Fedora yang menjadi OS sehari-hariku. Begitu Telkomsel Flash dicolokin ke port USB, Telkomsel Flash ini dianggap sebagai storage seperti layaknya flashdisk dengan kapasitas 7 MB. Setelah melakukan googling, ternyata harus diset secara manual untuk bisa menggunakan Telkomsel Flash di operasi linux. Berikut ini step by step nya :
1. Buka terminal, kemudian masuk sebagai user root dengan su
2. ketik wvdialconf, yang akan mengcreate file /etc/wvdial.conf dengan setingan default
3. buka dan edit file /etc/wvdial.conf menjadi seperti dibawah ini :

[Dialer Defaults]
Init1 = AT+CPIN=1234
Init2 = AT+CGDCONT=1, “ip” , “flash”
Phone = *99#
ISDN = 0
Modem Type = Analog Modem
Modem = /dev/ttyUSB1
Username = “flash”
Password = “flash”
Stupid Mode = yes
Baud = 460800

4. kemudian ketik wvdial di terminal, yang nantinya keluar pesan seperti dibawah ini

–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
OK
–> Sending: AT+CGDCONT=1, “ip” , “flash”
AT+CGDCONT=1, “ip” , “flash”
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT*99#
–> Waiting for carrier.
ATDT*99#
CONNECT
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Thu Mar 27 11:48:42 2008
–> Pid of pppd: 10456
–> Using interface ppp0
–> pppd: [10]?[14][08]`?[14][08]
–> pppd: [10]?[14][08]`?[14][08]
–> pppd: [10]?[14][08]`?[14][08]
–> pppd: [10]?[14][08]`?[14][08]
–> pppd: [10]?[14][08]`?[14][08]
–> pppd: [10]?[14][08]`?[14][08]
–> pppd: [10]?[14][08]`?[14][08]
–> Disconnecting at Thu Mar 27 11:49:12 2008
–> The PPP daemon has died: A modem hung up the phone (exit code = 16)
–> man pppd explains pppd error codes in more detail.
–> Try again and look into /var/log/messages and the wvdial and pppd man pages for more information.
–> Auto Reconnect will be attempted in 5 seconds
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: AT+CPIN=1234
AT+CPIN=1234
+CME ERROR: operation not allowed
–> Bad init string.
–> Disconnecting at Thu Mar 27 11:49:18 2008

Ternyata untuk setting di Linux Fedora masih belum sukses dan membutukan sedikit trick-trick yg lainnya. Untuk sementara cukup sampai disini dulu, mo lanjut jagain pasar dulu … sambil searching di google kenapa error itu bisa terjadi. Adakah yang telah berhasil seting Telkomsel Flash di Linux ? sharing infonya donk. :D

Hasil testing yang aku dapatkan adalah di indikator network connection tercatat sedang terhubung kedalam jaringan 3,6 MBps, sedangkan untuk kecepatan rata-rata yang didapat dari hasil testing di speedtest.net adalah 380 KBps. Cukup lumayan dan cepat lah jika dibandingkan dengan koneksi dialup biasa. :D


TAGS


-

Author

Search

Recent Post