Pagi hari ini, sewaktu naik metromini 75 dari Pasar Minggu menuju Wr. Buncit tempat pasarku berada, ada seorang pengamen yang menyanyikan lagu nasyid yang cukup menyejukkan hati. Dikala sinar mentari yang menyapa cukup hangat di pagi hari yang cerah ini, lantunan merdu dari bibir mungil sang pengamen yang melantunkan lagu andalan dari group nasyid negeri seberang, Raihan, dengan judul Demi Masa.
Lagu yang terinspirasi oleh sebuah ayat di Alquran yang menceritakan akan perlunya menghargai masa (waktu). Karena yang kita semua tahu, waktu itu akan terus berjalan, dan terus maju tanpa bisa dihentikan oleh siapapun (kecuali oleh Allah swt). Tiap hari kita semua diberikan ‘modal’ waktu yang sama oleh-Nya, yaitu 24 jam sehari. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya orang-orang yang beriman dan beramal soleh-lah yang akan bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Read the rest of this entry »
About
