Jakarta Macet ? sudah biasa tuh …

18 Mar 2008

macet2.jpgPada hari Rabu minggu kemarin, 12 Maret 2008. Disaat sebelum berangkat ke Makassar, ada sedikit kejadian menyebalkan, yang sudah menjadi makanan sehari-hari penghuni Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia ini, yaitu KEMACETAN.

Keluar dari Masjid Istiqlal menuju arah Cengkareng pada pukul 16.00 WIB langsung disambut dengan kemacetan didaerah Pasar Baru. Hal ini pun terus berlanjut sampai dengan sepanjang jalan Gunung Sahari arah Ancol. Aku lihat ke arah sebaliknya, kemacetan luar biasapun terjadi juga disana. Jalan Gunung Sahari pun tak ubahnya sebuah tempat parkir terpanjang di Jakarta ! Akhirnya kami pun sampai di Bandara Soekarno-Hatta tepat pukul 19.30, berarti total Jendral 3 jam 30 menit ! Padahal kalau di hari-hari biasa, hari-hari tidak macet, jarak itu bisa ditempuh tidak lebih dari 2 jam saja.

Aku pun coba menganalisa kejadian kali ini, apa sebab kemacetan sore hari ini terjadi begitu RUARR BIASA. Tak berapa lama pun segera muncul beberapa kemungkinan dan analisa dari situasi saat itu, antara lain :

  1. Pada saat itu adalah jam pulang kantor, jadi semua mobil dan motor serentak keluar
  2. Jakarta sore itu habis diguyur hujan, walaupun tidak deras
  3. Sedang dilakukan pembangunan dan galian di beberapa ruas
  4. Drainase tidak berfungsi, akhirnya terjadi genangan
  5. Banyak pengendara lalu lintas (mulai dari motor, angkot, mobil pribadi, bis, dll) tidak taat aturan
  6. Jumlah mobil tidak sebanding dengan ruas jalan
  7. Terjadi penyempitan jalan / jalur karena digunakan oleh Busway Transjakarta
  8. Kondisi jalan yang rusak dan berlubang

Ternyata kondisi macet yang aku alami mulai dari Masjid Istiqlal hingga Cengkareng ini, juga dialami oleh rekan-rekanku ditempat yang lain yangkebetulanjugasedangmenujukeCengkarenguntukkeMakassarjuga. Saat itu tercatat kemacetan terjadi sepanjang Jalan Jend. Sudirman, Semanggi, Bekasi, Rawamangun, Ragunan, Pancoran dan mungkin masih banyak lagi korban kemacetan yang terjadi pada 12 Maret 2008 kemaren.

Apakah benar Jakarta akan mengalami kelumpuhan total pada tahun 2014 seperti yang telah diramalkan atau diperkirakan oleh sebagaian pakar-pakar ? Semoga saja semua pihak mulai bertindak untuk mengatasi hal ini, tidak hanya berwacana ataupun melakukan kunjungan kesana kemari hanya untuk melakukan study banding ataupun benchmarking.

Karena sekarang ini yang dibutuhkan adalah TINDAKAN NYATA, bukanlah TEORI BELAKA.

Picture tribute to : http://astradewi.wordpress.com/


TAGS


-

Author

Search

Recent Post