Belajar dan teruslah belajar

6 Mar 2008

“Selama hayat masih dikandung badan, tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina”, mungkin seperti itulah kalimat yang dulu sering aku dengar dari kakek-ku ketika kita mengobrol santai di teras depan rumahnya sambil menikmati secangkir teh anget plus pisang goreng buatan bibi.

Ya memang benar, ilmu itu tidak akan ada habisnya, dan di dunia ini begitu banyak sekali ilmu yang bertebaran disana sini untuk kita pelajari setiap detiknya.

Dahulu kala, sewaktu aku pertama kali masuk ke bangku SD kelas 1, bisa berhitung dari 1 sampai dengan 100 merasa begitu hebat dan bangganya. Ternyata begitu aku menginjak di bangku SMP berhitung dari 1 - 100 itu adalah hal yang mudah dan telah hapal di luar kepala, tapi begitu dihadapkan dengan rumus-rumus integral dan pelajaran bahasa Inggris, dua hal itu merupakan pelajaran yang paling susah sekali waktu itu.

Hal itupun berulang terus menerus sampai sekarang, begitu aku telah menguasai satu hal, maka akan semakin banyak lagi hal-hal lainnya yang ngga aku ketahui. Jadi boleh dibilang semakin rajin aku belajar, bukannya semakin pintar yang aku dapat, tapi semakin ketahuan begitu bodohnya aku ini karena begitu banyak sekali hal-hal yang tidak aku ketahui.

So .. keep belajar .. dan terus belajar, dan satu pepatah lagi yang harus aku ingat dan camkan, yaitu “Diatas langit masih ada langit”.


TAGS


-

Author

Search

Recent Post